Saat ini di seluruh dunia termasuk Indonesia sedang dilanda pandemi Covid19. Sebuah virus Corona terbaru yang menyebar begitu cepat.

Beberapa sektor bisnis mulai lumpuh karena masyarakat memilih untuk tinggal di dalam rumah sesuai dengan intruksi dari pemerintah.

Perkantoran pun tutup dan event event besar tidak bisa diadakan. sehingga ini tidak hanya merugikan perusahaan tersebut tapi juga mitra dari perusahaan tersebut.

Termasuk Konveksi salah satunya menjadi imbas dari penurunan omset di saat menyebarnya virus corona.

Namun begitu kami tetap memutuskan untuk tetap memproduksi pesanan konsumen, meskipun jumlahnya sedikit. Karena terjadi penurunan yang sangat signifikan.

Konveksi topi di Bandung dan konveksi topi di tempat tempat lainnya pun mengalami hal yang serupa. Beberapa konveksi memilih untuk memproduksi APD (Alat Pelindung Diri) seperti masker dan Baju Hazmat. Namun ada sebagian lagi yang memilih untuk tutup usahanya.

Beberapa konveksi topi yang terjun memilih produksi APD pun nyatanya tidak mulus. Ada beberapa PO bodong dan konsumen tidak bertanggung jawab. Sehingga konveksi mengalami kerugian

Konveksi Topi Tetap Buka Melayani Pesanan

Meskipun dihantui resiko tertular kami tetap menerima pesanan topi beberapa perusahaan. Topi topi tersebut kami kerjakan di rumah masing masing penjahit. sehingga tidak terjadi penumpukan massa di satu tempat

Pasca lebaran Idul Fitri kami kembali produksi di hari selasa 02 Juni 2020. Kami menyambut konsumen yang ingin memproduksi topi untuk keperluan aktivitas di New Normal yang diterapkan di beberapa daerah di Indonesia.

Bahkan ada beberapa konsumen yang sudah memesan topi anti Corona atau istlilah lainnya topi Corona. Topi jenis ini biasanya topi Bucket hat atau topi rimba dengan ditambahkan plastik mika anti air.

Selain menerima pesanan topi anti corona, kami juga tetap menerima pesanan topi pada umumnya untuk keperluan perusahaan, instansi pemerintahan, swasta, atau komunitas lainnya,